Langit dan Bumi

Posted by Tembra Variantoro Friday, August 20, 2010
Sejak matahari tenggelam di ufuk barat, sejuk udara mulai berhilir. Tak ada awan, bintang-bintang bermunculan. Bulan sabit mengintip seolah tersenyum. Adzan membahana menyenangkan hati.

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

"Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah (Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah)" [HR. Abu Daud no. 2357. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan.]

Segelas teh hangat membasahi kerongkongan. Kucukupkan, dan bergegas aku ke mushala, hendak menjawab panggilan ilahi.
Tak dapat kupungkiri, hari itu, hati sedang dalam kekalutan luar biasa. Masuknya SMS yang tidak mengenakkan hati, ditambah dengan pahitnya sebuah fakta yang kubaca di facebook membuat pikiran semakin kusut. Sepanjang jalan aku berdoa, karena inilah waktu-waktu ijabah doa. Jika aku tak bisa mengubah sesuatu, maka kumohon. ubahlah cara pandangku dalam sesuatu itu. Entah harus bagaimana lagi kulawan hatiku ini.
Rasanya sempit.. Hidup begitu sempit..

Bismillahirrahmanirrahim..
Alhamdulillahirabbilalamin..
Arrahmanirrahim..
Malikiyaumiddin..
Iyyakana'buduwaiyyakanasta'in..
Ihdinashshiratalmustaqim..
Shiratalladzinaan'amta'alaihim..
Ghairilmaghdhubi'alaihimwaladhdhalin..
Amiin...


Lillahi maa fissamawati wamaa filardh..
.
..
...


Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi...

***
Seusai shalat, terngiang-ngianglah sebait ayat ini..
Lillahi maa fissamawati wamaa filardh..
Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.
Dalam Alquran, seringkali Allah menyatakan ini..
Dialah Maha Pencipta. Dialah Pemilik Segala.
apa-apa yang ada di langit.
apa-apa yang ada di bumi.



apa-apa yang ada di langit.
apa-apa yang ada di bumi.


apa-apa yang ada di langit.
apa-apa yang ada di bumi.


apa-apa yang ada di langit.
apa-apa yang ada di bumi.
Kuulangi kalimat itu hingga kalimat itu berubah menjadi kumpulan fonem tanpa arti.

Aah...
Sungguh Allah Maha Menguasai Segalanya...
Begitu kecilnya masalahku dibandingkan dengan luasnya dunia ini!
Kembali kutatap langit, kali ini dengan perasaan yang berbeda.
Tanpa sadar, kurentangkan kedua tanganku; seolah-olah ingin mengumpulkan segala karuniaNya dalam satu pelukan.
Luas. Lapang. Luas. Lapang. Luas. Lapang.
Dijadikannya alam ini luas, maka masalah pasti akan dapat teratasi.
Bukanlah masalah membuat hati kita menjadi kerdil, nyali kita menjadi ciut, dan pikiran kita menjadi carut-marut. Bukan. Bukan.






Luas. Lapang. Luas. Lapang. Luas. Lapang.

***
Aku jadi teringat, betapa mudahnya diri ini mengagumi ciptaanNya sewaktu kecil dulu.
Betapa mudahnya diri ini mengagumi indahnya taburan bintang..
Betapa mudahnya diri ini mengagumi pergerakan awan..
Betapa mudahnya diri ini mengagumi birunya langit..
Masalah dunia, membuat segalanya tertutup.
Padahal, sungguh, mengagumi duniaNya ini dapat membuatmu bersyukur,
dan menyenangkan.

***
Tak perlu kau tanya lagi, siapa pemilik hati ini, kau tahu, pasti diriMu..

0 comments:

Post a Comment

Daripada menggunakan "Anonymous" untuk memberi comment, sebaiknya gunakan "Name/URL". URL bisa dikosongkan jika memang dikehendaki.. :)

Terima kasih :)