[Dialog] Pemuka Agama dan Sopir Angkot

Posted by Tembra Variantoro Tuesday, June 29, 2010


Suatu saat di pintu surga,
Pemuka agama : Mengapa saya tidak bisa masuk surga sedangkan supir angkot itu bisa? 
Penjaga pintu surga : karena waktu Anda berceramah, tidak ada yang mendengarkan anda dan tidur sehingga tak ada yang ingat kepada Tuhan. Sedangkan, kalau supir angkot nyetir ugal-ugalan, penumpangnya pada takut sehingga menyebut nama Tuhan...



Seharusnya tiap-tiap da'i, penceramah, pemuka agama, penyebar kebaikan, atau apalah namanya-menyadari bahwa peran mereka di dunia laiknya seorang dokter terhadap pasiennya. Dari mendiagnosa penyakit pasien, hingga mengobatinya. Ada kalanya, seorang pasien alergi dengan obat tertentu, maka janganlah paksakan dengan obat itu, sekalipun obat itu manjur untuk segenap orang di dunia. Ada kalanya, pasien itu harus dioperasi, bahkan diamputasi; namun ada juga yang cukup diberikan sugesti-sugesti dan obat-obatan ringan. Bermacam-macam. Begitu pula dengan seorang penyebar kebaikan dengan segenap orang yang dihadapinya!


karena waktu Anda berceramah, tidak ada yang mendengarkan anda dan tidur sehingga tak ada yang ingat kepada Tuhan. Sedangkan, kalau supir angkot nyetir ugal-ugalan, penumpangnya pada takut sehingga menyebut nama Tuhan...


lagi, berusaha mengambil hikmah, dari jokes sekalipun..

0 comments:

Post a Comment

Daripada menggunakan "Anonymous" untuk memberi comment, sebaiknya gunakan "Name/URL". URL bisa dikosongkan jika memang dikehendaki.. :)

Terima kasih :)