Cerita Tentang Sebuah Mars

Posted by Tembra Variantoro Wednesday, June 23, 2010
Dahulu, di SMPN 115 Jakarta:

MARS 115
Kami siswa siswi seratus lima belas
Beriman bertaqwa pada Tuhan Yang Esa
Hormat pada guru, serta orang tua
Berbakti kepada bangsa dan negara

Kami siswa siswi seratus lima belas
Selalu riang dalam belajar
Membentuk prestasi dan budi pekerti
Meraih prestasi demi masa depan.


Dilanjutkan, dengan di SMAN 8 Jakarta 
(meski tak sekalipun Mars ini disosialisasikan-dan saya bahkan baru tahu ketika melihat Buku Tahunan XD):

MARS Delapan
Kami putra putri pelajar sejati
Melangkah maju penuh percaya diri
Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Sedia mengabdi bagi bangsa dan negara
Menjunjung tinggi falsafah Pancasila
dan Undang-undang Dasar empat lima

Generasi muda harapan pertiwi
Sedia membangun Negeri
SMA Delapan tempat diri mengejar prestasi
belajar dengan giat semboyan kami isi kemerdekaan
SMA Delapan kebanggaan kami, Siap bangun negeri
Mengemban cita-cita bangsa, jayalah selamanya

(NB: Ada yang tau, gimana cara nyanyiinnya? xD)

Lanjut, ke Genderang UI....

Genderang Universitas Indonesia
Universitas Indonesia universitas kami
Ibukota negara pusat ilmu budaya bangsa
Kami mahasiswa pengabdi cita
Ngejar ilmu pekerti luhur tuk nusa dan bangsa

Semangat lincah gembira
Sadar bertugas mulia
Berbakti dalam karya
Mahasiswa

Universitas Indonesia perlambang cita
Berdasarkan Pancasila dasar negara
Kobarkan semangat kita
Demi ampera

(catatan iseng penulis: lagu ini saya ketik dengan mengcrosscheck ulang kebenaran ingatan saya berdasarkan informasi yang ada internet.. Dan ketika mencari kata "ibu kota negara, pusat ilmu budaya bangsa" di google, saya terdampar di site ini. Hoeeekssssss... --; SPOILER: jangan diklik linknya --; ..  )

Lalu, yang lebih lokal lagi, Mars Fasilkom UI

Mars Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia
Samudera laut ilmu terhampar dihadapanku
Cakrawala bersinar memanggilku kesana
Kan kusebrangi lautan tak kukenal putus asa
Dengan daya dan upaya untuk ilmu komputer

Bonus: yang lebih "anarkis" lagi.. Yel-yel Fasilkom..

Aba-aba pembuka: FASILKOM!!
Fasilkom! Ilmu Komputer!
Fasilkom! Satu banding seratus!
Kami elit, kami kompak, kami anak UI!
MIPA bukan, Teknik bukan, FE apalagi!
Kami ini fakultas nomor satu di UI.
Kami cinta Fasilkom
Kami bangga Fasilkom
Maju terus Fasilkom

Aba-aba pembuka: KOMPUTER!!
Masuknya sulit! Fasilkom!
Sarana komplit! Fasilkom!
Kelasnya elit! Fasilkom!
To be number one
Fa! Sil! Kom!
Viva viva viva Fasilkom!
kenapa gambarnya ini? toh sama-sama MARS kan? xD



Semakin tinggi tingkat pendidikannya.. Semakin hilang pula kebanggaan eksplisit terhadap ketuhanan..
Hal ini tercermin dari lirik pada mars-mars diatas..
Kata "taqwa" "iman" bahkan "Tuhan"..
Tergantikan dengan narsisme almamater..
Meninggikan golongan..
Gairah dan narsisme masa muda, katanya..
Salahkah?
Saya menggugat dunia: betapa mudahnya kata dan esensi "Tuhan" hilang dalam hari-hari kita!


sekali lagi, mungkin, hanya sebait pikiran iseng.

0 comments:

Post a Comment

Daripada menggunakan "Anonymous" untuk memberi comment, sebaiknya gunakan "Name/URL". URL bisa dikosongkan jika memang dikehendaki.. :)

Terima kasih :)