Cara Membackup Data Di MINIX (Tutorial for Fasilkom UI Environment Only XD)

Posted by Tembra Variantoro Wednesday, April 14, 2010
Apa itu MINIX?
Sebagian dari kami (Mahasiswa Fasilkom UI) mengenal MINIX sebagai salah satu sumber penderitaan kami di mata kuliah Sistem Operasi, karena tugas yang keluar tiap minggu :P (~halah, anggap saja saya lebay XD). Namun, apakah MINIX itu?
Secara simple, MINIX adalah nama salah satu Sistem Operasi, seperti halnya UNIX atau WINDOWS.  Hanya saja, MINIX bersifat open source sehingga source code nya dapat dipelajari oleh siapapun.

Apa bedanya MINIX dengan LINUX atau OPENSUSE, UBUNTU, dan SABILY?
Tentu saja berbeda xD. MINIX adalah Sistem Operasi sedangkan LINUX adalah kernel. OPENSUSE, UBUNTU, dan SABILY adalah beberapa jenis dari distro Linux (distribusi Linux). Distro ini berarti suatu sistem operasi dan seperangkat aplikasinya yang menggunakan kernel Linux.

Apa itu kernel? Apa itu Sistem Operasi? Apa itu.....?
Halah.. Makanya, masuk Fasilkom.. Hehe :p
Jika ingin memahami lebih lanjut, silakan buka web wikipedia: ini, itu, atau anu. xD
Lebih lengkap tentang MINIX, bisa dibaca-baca di sini.

Lalu Postingan Tentang Apakah Ini?
Good Question! :D Ini adalah postingan bagaimana cara membackup data dari server penyedia MINIX. Ups, tentu saja, tutorial ini hanya berlaku untuk environment Fasilkom UI. Meskipun secara umum, ini juga merupakan tutorial bagaimana cara pengarsipan data, dan penggunaan protokol FTP beserta GUI-basednya.

Server tempat diinstalnya MINIX, tahun ini berdomain di mangon.vlsm.org (ngga usah coba dibrowse di web browser, soalnya ini bukan website xD Lagipula, ini hanya bisa diakses di intranet). MINIX di mangon ini berlaku kira-kira seperti halnya OS di virtual box, oleh karena itu, untuk login di MINIX, kita perlu login di mangon terlebih dahulu.

Saya makin pusing!
Yaudahlah ya? To the point aja. Pokoknya tujuan ditulisnya postingan ini adalah untuk menambah wawasan anak-anak Fasilkom UI pada khususnya (juga untuk sekali-kali memunculkan postingan berbau jorok di blog ini. fufufufufu.. xD)

So Lets Get The Beat!!
(klik gambar untuk memperbesar)

1. Login ke mangon dengan menggunakan command prompt atau PuTTY (telnet/ssh client). Disini saya menggunakan putty. 
2. Login ke MINIX (minixQQ.vlsm.org, dengan QQ adalah nomor kelompokmu).
3. Kemudian buat arsip tar ->
tar cvf /usr/archive/pub/_NAMAARSIP_.tar     FOLDER_TEMPAT_FILE YANG_AKAN_DIARSIP_DISIMPAN/
 Misalnya, saya ingin mengarsipkan folder 336 beserta seluruh isinya, menamai archive itu dengan ALL_BACKUP, dan meletakan hasilnya di folder /usr/archive/pub, maka commandnya menjadi 
tar cvf /usr/archive/pub/ALL_BACKUP.tar     336/
4. List directory (ls) tempat arsip baru disimpan (/usr/archive/pub), pastikan file (ALL_BACKUP.tar) telah ada di direktori tersebut.
5. Kompresikan file Anda tersebut dengan bzip2 atau gzip, disini saya menggunakan bzip2. Perhatikan bagaimana kompresi ini mengubah file size.
6. Exit dari MINIX.
7. Buka koneksi FTP ke MINIX.
8. Change directory ke tempat arsip tar tersebut disimpan.
9. Ambil file tersebut ke MANGON anda dengan menggunakan command get _NAMAFILE_
10. Exit dari koneksi FTP MINIX.
11. Pastikan file Anda telah ada di MANGON Anda.
12. Buka WinSCP
 13. Connect ke Mangon 
14. Copy file ke local directory (dalam tutorial ini, disimpan di My Document) 
catatan : list directory sebelah kiri merupakan local directory, sedangkan sebelah kanan adalah directory MANGON
15. File kamu kini telah tersedia di My Document :D

Akhirnya selesai jugaaa... xD
Semoga bisa menambah sedikit pengetahuan..

Wasallam... :D

0 comments:

Post a Comment

Daripada menggunakan "Anonymous" untuk memberi comment, sebaiknya gunakan "Name/URL". URL bisa dikosongkan jika memang dikehendaki.. :)

Terima kasih :)